THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Monday, March 14, 2011

Faktor kenapa Film / Drama Korea begitu digandrungi



Drama Korea akhir2 ini begitu digandrungi kalangan masyarakat..(termasuk gw)  kenapa ya???? K-drama mulai ngetrend di Indonesia semenjak penayangan Endless Love (song hye kyo), drama ini sukses menguras air mata penonton dengan alur cerita nya yang menyedihkan (termasuk gw yang saat itu menghabiskan 1 dus tissue T T). kesuksesan drama ini diikuti oleh K-drama yang mulai bermunculan di tahan air.. sebut saja  Full House, My sassy girl Choon hyang, 18 vs 29, Winter sonata, Princess Hour, Boys Before Flower, dll.

Beberapa faktor yang mungkin menyebabkan kenapa K-Drama bisa sukses:
Sangat menghormati orang-tua, dalam artian tidak mau melawan orang-tua, meski kadang orang-tua bersikap salah. Drama seri ataupun film Korea adalah citra dari budaya Korea itu sendiri, budaya Timur yang masih berpegang teguh pada etika dan kesopan-santunan. Tidak seperti dalam film ataupun sinetron Indonesia yang sering mempertontonkan anak-anak yang durhaka, membangkang, tidak punya sopan santun, selalu bersitegang urat leher dengan orang tua, film Korea jauh dari semua hal-hal buruk itu. Bisa dipastikan Anda tidak akan menjumpai adegan tersebut, meski Anda sudah memelototi banyak fim dan drama Korea.
Kebanyakan mempunyai kisah tumit sepatu patah. Itu dijumpai dalam drama seri Miss Kim’s Million Dollar Quest (film yang mengantongi predikat The Best Korean Drama 2006), Love to Kill, Princess Hours, Full House.

Lomba lari. Ini selalu digambarkan saat dua orang laki-laki menyukai wanita yang sama.Jika masing-masing pihak merasa yang paling berhak mendapatkan wanita yang sama, untuk memastikan siapa yang paling berhak memenangkan cinta si wanita, para lelaki tadi akan mengadakan lomba lari. Lomba tadi hanya diketahui dan diikuti oleh mereka berdua saja.Biasanya mereka menghormati komitmen, siapa yang kalah secara sportif mengundurkan diri dari kancah perebutan mengejar wanita idaman. Dengan catatan hasil lomba tadi menjadi tidak berarti, jika si wanita akhirnya menetapkan pilihan pada pihak yang kalah.Adegan ini dapat dijumpai antara lain dalam film seri: Miss Kim’s Million Dollar Quest, Wonderfull Life, kemudian dalam drama Almost Love.

Dalam film Korea juga kerap dijumpai adegan yang menganggap sakral sebuah benda kenangan. Karenanya mereka kerap menanam benda tersebut. Misalnya dalam film seri Princess Hours, yang ditanam adalah 2 tiket kereta api yang menandai perjumpaan pertama sang pangeran dengan cinta pertamanya di ruang tunggu stasiun kereta. Kemudian dalam film lepas Almost Love yang menjadi benda kenangan adalah kelereng dan mainan lonceng yang berbunyi jika tertiup angin. Yang masih lekat dalam ingatan adalah film komedi My Sassy Girl yang juga mempunyai benda kenangan (surat-surat cinta) yang ditanam di bukit yang ditandai dengan pohon beringin.

Mabuk-mabukan dengan minum-minum arak, minuman tradisional khas orang Korea.Jika seseorang sedang menghadapi masalah, baik itu masalah keluarga, cinta, pekerjaan, jalan terbaik untuk melarikan diri sementara dari persoalan yang menyita pikiran adalah minum arak. Hampir di setiap film Korea adegan mabuk-mabukan ini dijumpai.
Tak perlu cinta pada pandangan pertama atau tak harus hidup bersama dengan orang yang dicintai.Karena cinta dapat ditumbuhkan seiring dengan berjalannya waktu. Kebersamaan mampu mengikat, menyatukan rasa, dan akhirnya menimbulkan rasa cinta mendalam dan saling bergantung satu sama lain. Ini terlihat jelas dalam film seri Full House, Miss.Kim’s Million Dollar Quest, Summer Scent, Love to Kill, dan film lepas My Little Bride, juga di film Marrying with Mafia.
Para tokohnya digambarkan tidak “jaim” alias jaga image. Mereka bersikap apa adanya, tanpa ada kesan dibuat-buat.Seperti Song Hye-Kyo yang memerankan Han Ji-eun dengan cueknya memuntahkan isi makanan ke Rain yang memerankan Li Yeong-jae, karena kekenyangan. Padahal Li Yeong-jae adalah aktor besar yang sangat parlente. Dalam film Princess Hours, kita akan tersenyum geli sekaligus jijik saat mengetahui Putri Scen-jing ternyata mempunyai iler yang banyak, bahkan membasahi punggung Pangeran Li-Xin, padahal mereka baru tidur bersama untuk pertama kalinya.
Baru berani mengungkapkan isi hati saat mereka dalam keadaan mabuk akibat minum arak.
Tak bakal ada adegan peluk suka-suka atau cium sana-cium sini dalam film seri Korea. Sutradara Korea memang terkenal irit dan pelit dalam menampilkan adegan pelukan dan ciuman di film besutannya. Makanya drama seri Korea dijamin aman untuk ditonton oleh anak-anak sekalipun, dan orang-tua tidak perlu rikuh jika harus “nonton bareng” dengan anak-anak mereka.Tak seperti kebanyakan sinetron dan film Indonesia yang banyak tidak mempunyai jati diri, menjadi kebarat-baratan, mudah sekali menjumpai adegan pelukan dan ciuman yang kadang tidak perlu, film seri Korea masih menjaga kultur Timur. Sebagai orang Indonesia yang juga orang Timur, saya bangga menonton film Korea. Kalaupun ada adegan ciuman, itu bisa dipastikan bukan ciuman hot ala Perancis, tetapi hanya ciuman khas Korea, hanya saling menempelkan bibir, tetapi kesannya lebih menggoda dan bahkan bikin penasaran. Bahkan dalam keseharian saya ada istilah “ciuman Korea”.

Orang Korea dalam filmnya digambarkan sering ngobrol saat mulut mereka penuh berisi makanan. Kadangkala makanan tersebut muncrat ke arah lawan bicara. Sepertinya dalam budaya Korea, hal tersebut tidak dianggap tabu, atau suatu hal yang tidak sopan dan memalukan.
Orang Korea juga digambarkan sudah mempunyai tingkat kesejahteraan hidup yang tinggi dengan mengapresiasi seni dalam keseharian mereka. Mudah menjumpai para pelakon film Korea menonton teater, tari, memainkan alat musik terutama piano.
Kalau berjanji untuk bertemu di sebuah tempat, sering gagal karena satu dan lain hal — misalnya kereta yang terlambat, jalanan yang macet dan lain sebagainya. Atau hanya karena “selisih” jalan (Wonderful Life, My Sassy Girl).
Penyakit yang sering muncul dalam kisah film Korea adalah lupa ingatan dan leukimia (Winter’s Sonata, Summer Scent, Wonderful Life, Sangdoo Let’s Go to School).
Film Korea sering memiliki lebih dari satu judul (jika ditayangkan di negara yang berbeda). Misalnya Winter Sonata atau Winter Ballad. Atau Stairway to Heaven juga punya judul lain: Stairway of Heaven dan Stairly Way to Heaven.
Sutradara Korea sepertinya tidak mengganggap penting judul film — bahkan terkadang asal (Buggy Jumping of Their Own, Miss Kim’s One Million Dollar Quest, Beast and the beauty, Spring bears love, Sangdoo Let’s Go to School).
Pemainnya sering berbicara sendiri dengan benda-benda tertentu, misalnya dengan pusara, pantai, foto, boneka.

Menyanyi di karaoke untuk merayakan keberhasilan sepertinya sudah menjadi adegan wajib dalam film Korea.
Ibu yang tiba-tiba pingsan mendengar kabar tentang anaknya mendominasi adegan dalam film Korea.
Kalo lagi lomba lari, pasti yang dicari sisipan jalan atau kalo gak ketutup tiang :-) ..padahal jaraknya udah deket2an banget!kenapa gak nelpooon seeeeh?! gemezz..hehhe..contohnya Kim Rae Won dan Jung Ryeo Won di Which Star Are You From?
Seorang wanita biasanya diperebutkan oleh dua orang laki-laki. (full house, rules of love, etc). Dan biasanya lelaki yang dicintai oleh perempuannya baru menyadari dia jatuh cinta pada wanita tersebut setelah dia melihat wanita tsb bersama teman lelakinya yang lain (full house, princes hours, etc)

“Born This Way” - Lady Gaga Jiplak Lagu SNSD?

BARU-baru ini beredar sebuah video di Youtube yang membandingkan lagu Born This Way dari Lady Gaga dengan Be Happy milik girlband Korea, SNSD. Pengunggah video ini yakin, Lady Gaga melakukan aksi plagiarisme dengan meniru karya SNSD, baik dari segi nada hingga instrumen yang digunakan.
Gaga diyakini sebagai penjiplak karena Born This Way rilis setahun setelah Be Happy booming di seantero Korea. Be Happy dari album Oh! resmi dirilis 28 Januari 2010, sedangkan Born This Way baru mengisi pasar musik internasional sejak 11 Februari silam.
Keberadaan video ini jelas memancing respon beragam. Penggemar musik Korea turut membela idolanya dengan alasan SNSD meluncurkan Be Happy terlebih dulu. Di pihak kontra, tak sedikit yang meyakini bahwa kecil kemungkinan Lady Gaga mendengar musik-musik Korea, termasuk single milik SNSD ini.
SNSD-2E-Tribe, selaku composer Be Happy turut merespon kabar ini melalui laman Newsen, Jumat (11/3).
“Pagi ini saya mendapat kabar Lady Gaga menjiplak lagu Be Happy dari SNSD. Saya mendengarkannya dan saya juga merasakan adanya kesamaan. Bagaimana lagu itu mengalir dan bagaimana aransemennya, sejujurnya, sama persis.”
Dalam pernyataannya, E-Tribe berencana segera menghubungi pihak manajemen Lady Gaga untuk mengkonfirmasi kabar ini.
Bagaimana menurut Anda?
Video dapat dilihat Klik Disini

Sumber:  http://www.tabloidbintang.com/asia/korea/9923-born-this-way-lady-gaga-jiplak-lagu-snsd.html

Tsunami Hantam Jepang, Artis Korea Ramai-Ramai Pulang Kampung

BARU saja menapakkan kaki di Jepang, 2NE1 harus segera pulang kampung ke Korea. Gempa dan tsunami yang melanda negeri sakura itu membuat 2NE1 terpaksa membatalkan promo debut mereka di Jepang.
Kabar ini disampaikan YG Entertainment selaku pihak manajemen dalam rilisnya yang dikutip Nate News, Jumat (11/3).
“Penampilan 2NE1 dalam Music Station di TV Asahi telah dibatalkan, yang berakibat pada diundurnya penampilan debut mereka di Jepang. Hotel tempat 2NE1 menginap merupakan salah satu bangunan terkuat di Jepang, tapi setelah gempa mereka melihat dinding hotelnya retak. Kami kecewa mereka tak bisa tampil di panggung perdananya, tapi kami sangat bersyukur 2NE1 selamat dari bencana.”
Sebelumnya, 2NE1 direncanakan akan tampil di program Music Station di kanal AsahiTV untuk mempromosikan debut single mereka di Jepang, Go Away. Program ini direncanakan tayang Jumat (11/3) lalu, di hari yang sama dengan bencana tsunami di Jepang.
2NE1-di-airport

Nasib serupa juga dialami girlband KARA yang harus segera hengkang dari Jepang. Untunglah, KARA masih sempat menyelesaikan tugasnya sebelum bencana mengguncang Jepang.
Laman Daum, Sabtu (12/3) maleporkan, kelima personil KARA baru saja selesai mengambil gambar untuk scene terakhir serial drama Urakara, sebelum Jepang digoyang gempa beberapa saat kemudian. Namun tetap saja, mereka tak bisa tinggal lebih lama untuk memenuhi jadwal promo.
Sama seperti 2NE1, gagal bertatap muka dengan para penggemar juga dialami Kim Jung Hoon yang semula direncanakan akan mengadakan jumpa fans 14 Maret mendatang.
“Kim Jung Hoon sedang berada di dalam gedung saat gempa terjadi, dan gedung itu mulai bergoyang tak terkendali. Pot bunga dan benda-benda lain bergerak ke kanan dan kiri. Untungnya, tak ada satu orang pun yang terluka,” tutur perwakilan manajemen Kim Jun Hoon pada Star News, Jumat (11/3).
Akibat bencana alam ini, Kim Jun Hoon gagal bertemu para penggemarnya yang akan membanjiri Saitama Super Arena, Senin mendatang. Sekitar 15.000 orang diperkirakan akan memadati acara ini. Sayangnya, pihak Kin Jun Hoon terpaksa membatalkan event ini.
E-Daily, Jumat (11/3), juga melaporkan sejumlah bandara di Jepang diramaikan kehadiran sejumlah selebriti Korea. Berbeda dari sebelumnya dimana selalu ada ratusan penggemar menyambut kedatangan mereka, kali ini para superstar justru berbondong-bondong memasuki bandara dengan wajah panik.
Selain 2NE1, KARA, dan Kim Jun Hoon, selebriti Korea yang segera meninggalkan Jepang antara lain The Boss, Kim Junsu, Shin Min Ah, dan Han Hyo Joo.

Sumber: http://www.tabloidbintang.com/asia/korea/9910-tsunami-hantam-jepang-artis-korea-ramai-ramai-pulang-kampung.html